WebFont Loading Strategy: Cara Efektif Mengurangi FOIT & FOUT

Insight
13 Februari 2026
WebFont Loading Strategy: Cara Efektif Mengurangi FOIT & FOUT

Kecepatan website bukan lagi sekadar faktor teknis, tetapi menjadi penentu utama ranking di Google dan konversi bisnis. Salah satu penyebab website terasa lambat tanpa disadari adalah cara memuat webfont. Masalah seperti FOIT (Flash of Invisible Text) dan FOUT (Flash of Unstyled Text) sering terjadi dan berdampak langsung pada pengalaman pengguna.

Di artikel ini, tim PT Code Hero Indonesia akan membahas secara mendalam strategi WebFont Loading yang optimal, teknik teknis terbaik, serta dampaknya terhadap SEO dan Core Web Vitals.

Apa Itu FOIT dan FOUT?

1. FOIT (Flash of Invisible Text)

FOIT terjadi ketika browser menyembunyikan teks sementara menunggu font selesai diunduh. Akibatnya, pengguna melihat area kosong selama beberapa detik.

2. FOUT (Flash of Unstyled Text)

FOUT terjadi ketika teks langsung tampil menggunakan font default, lalu berubah setelah webfont selesai dimuat.

Mengapa WebFont Loading Penting untuk SEO?

  • Mempengaruhi Largest Contentful Paint (LCP)
  • Mengurangi Cumulative Layout Shift (CLS)
  • Meningkatkan Time to Interactive (TTI)
  • Meningkatkan pengalaman pengguna (UX)

Google sangat memperhatikan stabilitas tampilan dan kecepatan rendering. Font yang dimuat tidak optimal dapat merusak skor Core Web Vitals.

Strategi WebFont Loading Terbaik

1. Gunakan font-display: swap

Properti CSS ini memungkinkan teks langsung tampil dengan fallback font, lalu diganti saat font utama siap.


@font-face {
  font-family: 'CustomFont';
  src: url('/fonts/customfont.woff2') format('woff2');
  font-display: swap;
}

2. Preload Font

Gunakan preload agar browser memprioritaskan file font.



3. Gunakan Format WOFF2

Format WOFF2 lebih kecil dan lebih cepat dibanding TTF atau OTF.

4. Batasi Variasi Font

Gunakan maksimal 2–3 variasi weight untuk menjaga performa.

5. Self-Hosted Font

Hosting font di server sendiri mengurangi ketergantungan eksternal dan meningkatkan kontrol performa.

Dampak Terhadap Core Web Vitals

Strategi WebFont Loading yang benar akan meningkatkan:

  1. LCP lebih cepat
  2. CLS lebih stabil
  3. UX lebih profesional

Best Practice untuk Website Bisnis di Indonesia

Bagi perusahaan dan UMKM di Indonesia, optimasi font sering terabaikan. Padahal, performa website berbanding lurus dengan konversi.

  • Audit performa rutin
  • Gunakan CDN lokal
  • Optimasi caching
  • Minifikasi CSS

Kesimpulan

Mengurangi FOIT dan FOUT bukan hanya soal tampilan, tetapi strategi teknis penting dalam optimasi SEO dan performa website.

Ingin Website Lebih Cepat dan SEO-Friendly?

Tim PT Code Hero Indonesia siap membantu audit dan optimasi performa website Anda agar maksimal di Google dan nyaman bagi pengguna.

Code Hero

Diterbitkan oleh PT. Code Hero Indonesia

Kami adalah perusahaan perangkat lunak dan agensi digital yang berbasis di Medan, berfokus pada pengembangan website, aplikasi mobile, serta solusi transformasi digital. Tujuan kami adalah mendukung perkembangan bisnis melalui penerapan teknologi yang tepat dan inovatif.

Bagikan:

Tag:

#Optimasi Website#Web Development#WebFont

Artikel Terkait

Sistem Booking Online: Solusi Digital untuk Hotel, Klinik, dan Jasa Layanan
Insight
22 Februari 2026

Sistem Booking Online: Solusi Digital untuk Hotel, Klinik, dan Jasa Layanan

Pelajari bagaimana sistem booking online membantu hotel, klinik, dan bisnis jasa meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan kepuas…

Baca Selengkapnya
Cara Website Muncul di Google: Panduan Lengkap untuk Pemula hingga Profesional
Insight
21 Februari 2026

Cara Website Muncul di Google: Panduan Lengkap untuk Pemula hingga Profesional

Pelajari cara website muncul di Google dengan strategi SEO on-page, technical SEO, dan optimasi konten terbaru.

Baca Selengkapnya
Three.js WebGL Renderer 3D Graphics Library untuk Website Interaktif Modern
Insight
16 Februari 2026

Three.js WebGL Renderer 3D Graphics Library untuk Website Interaktif Modern

Pelajari Three.js WebGL Renderer sebagai library 3D JavaScript untuk website interaktif, visualisasi produk, dan aplikasi web modern.

Baca Selengkapnya